Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Pengalamanku Menjadi Mak Comblang
Pernah menjadi mak comblang sampai yang dicomblangin menikah? Ternyata menjadi mak comblang itu banyak sekali keutamaannya, terutama karena mendapat pahala atau balasan yang besar dari Allah SWT.
Dalam agama Islam, dengan menjodohkan orang sampai menikah berarti ia mendapat pahala menjauhkan seseorang dari syahawat yang buruk, membuka jalan rejeki orang lain, memberi kebahagiaan pada orang lain, mencegah fitnah, pahala menolong orang lain, pahala melakukan pertolongan yang sebaik-baiknya, pahala memilih pasangan terbaik, pahala sepanjang hari hingga di akhirat, pahala memberi jalan menjalankan sunnah Rasul, pahala membuat orang lain jauh dari kesepian, jalan beramal saleh, dan sebagainya.
Aku pernah
(Alhamdulillah) menjodohkan atau mencomblangi dua orang sampai mereka menikah. Prosesnya
melalui taaruf. Dua orang saling bertukar biodata, lalu mereka bertemu dan
bertukar pikiran setelah merasa cocok dengan biodata calon pasangannya. Jika
cocok, mereka akan terus lanjut ke proses yang lebih serius yaitu pernikahan.
Tentu prosesnya tidak cepat, tergantung kesiapan keluarga masing-masing.
Tidak mudah
mencoblangi 2 orang sampai menikah. Kita harus bisa menilai kecocokan mereka.
Misalnya saja, ketika si pemuda menginginkan wanita yang cantik berkulit putih,
ya jangan dipertemukan dengan wanita yang berkulit sawo matang karena mungkin
tidak akan tertarik. Ketika si wanita ingin pasangan yang setara pendidikannya,
ya dipertemukan dengan yang sesuai atau mendekati.
Sebagai mak
comblang, kita juga harus memberikan nasihat pernikahan terbaik untuk para
pasangan yang kita comblangi. Dalam kasusku, pernah si perempuan mengeluh dan
khawatir setelah dipertemukan dengan si lelaki, bahwa ia ragu untuk melanjutkan
ke jenjang yang lebih serius karena si lelaki terlihat gemulai. Aku pun
memberikan nasihat padanya bahwa agamanya baik, ia telah bekerja dan berniat
serius menikah, ia hanya dibesarkan dengan banyak saudara perempuan sehingga
mungkin sedikit berpengaruh pada kelembutan hatinya, namun selebihnya beliau
adalah lelaki yang normal. Setelah masing-masing istikharah, akhirnya alhamdulillah
mereka mantap menikah dan sekarang dikaruniai 2 putri.
Dalam kasus yang
lain, sang lelaki mengeluh, ia mendapat kabar kalau perempuan yang dipertemukan
dengannya di masa lalu berkulit sawo matang padahal saat ini terlihat berkulit
bersih. Aku pun memberikan nasihat bahwa kulit bisa dirawat dengan perawatan
terbaik sehingga menjadi terlihat bersih dan cerah. Yang pasti, sang perempuan
itu baik, solehah, punya karir yang bisa membantu ekonomi suami, dan dari
keluarga yang kita kenal baik. Setelah istikharah, akhirnya mereka memutuskan
menikah dan kini Bahagia dikaruniai 2 orang putra.
Sebagai mak
comblang, perasaanku sangat bahagia melihat pasangan yang aku comblangi melaju
ke pernikahan dan hidup bahagia. Tentu saja, Namanya pernikahan tak ada yang sempurna,
ini juga perlu kita tekankan sebagai mak comblang. Pasti akan selalu ada badai
yang menerpa baik badai ekonomi maupun yang lainnya dan mereka harus mengetahu
dan melaluinya dengan upaya terbaik mereka menjaga pernikahan tetap sakinah.
Jika ada teman
atau siapapun di sekitarmu yang jomblo dan siap menikah, bantulah mereka ya teman-teman
dengan mencarikan pasangan yang baik. InshaAllah, Allah SWT memberikan balasan
kebaikan juga kepadamu. BTW, aku ingin dengar cerita teman-teman, apakah kalian
punya pengalaman menjadi mak comblang atau menjodohkan sampai yang dijodohkan
menikah? Share yuk di kolom komentar!

.jpg)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...